Beranda » Uncategorized » Bagaimana Umroh Berkali Kali Umroh Cirebon

Bagaimana Hukum Umroh Berkali kali Umroh Cirebon

Bagaimana Umroh Berkali kali Umroh Cirebon – Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh bagamana kabarnya para calon jamaah jamaah amanah wisata travel umroh cirebon , semoga senantiasa dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala amiin, Ada masa nya dimana dalam kurun waktu 1 satu tahun itu ada musim haji ataupun musim umroh, bahwa pertanyaan maksud tersebut dari umroh berkali kali adalah bilamana jamaah melaksanakan ibadah umroh lebih dari satu kali di dalam satu kali safar yang jamaah berangkat dari tanah air indonesia tanah suci makkah arab saudi, pembahasan sharing kami saat ini adalah mengenai hukum dari kondisi situasi tersebut, di bawah ini kami akan sharing paparkan penjelasan nya baca sampe selesai saudara saudariku.

Kita mesti memgucapkan barakallahu fii pada orang orang yang menanyakan hal hal tersebut dan ini kami yakin bahwa ada rasa antusiasme bagi si penanya agar bisa memanfaatkan diri dari waktu yang berharga selama di tanah suci makkah guna untuk memaksimalkan ibadah nya dan insyaallah niatan tersebut kami berharap Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pahala siapa pun yang memiliki niat seperti tersebut diatas, hanya saja kita perlu tahu bahwa konsep ibadah itu agak berbeda dengan mungkin yang di pahami oleh beberapa bagian dari kita bahwa ibadah ini bukan hanya bagaimana seorang bisa mendapatkan kepuasan pribadi namun yang lebih penting adalah dia ini bagaimana bisa beribadah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala maupun oleh rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam

Oleh karena itu mindset dari kondisi tersebut harus kita luruskan terlebuh dahulu sebelum kita masuk ke ranah ibadah terkadang kadang perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan perintah rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam nya ini tidak sejalan dengan selera sebagian orang, kita ingin nya begini namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak begitu ingin nya agar ibadah kita ini bisa bermakna dan bernilai bisa diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sekali lagi yanag harus di garis bawahi diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita harus mengikuti keinginan Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu seperti apa ibadah yang memang secara hukum fikih dianggap sah, maksud dari sini tidak terlalu sulit kriteria nya cukup lah iya memenuhi semua syarat syarat nya kemudian memenuhi melaksanakan rukun rukun nya serta menghindari semua yang membatalkan nya, bahwa bilamana dari ke tiga 3 point tersebut sudah bisa dilaksanakan maka ibadah kita dianggap sah tapi tidak semua ibadah yang sah itu bisa diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Bagaimana supaya ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka itu lah yang terpenting karna juga tidak diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka kita hanya mendapatkan sibuk dan cape nya saja kita tidak mendapatkan apa apa, dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sangatlah menjelaskan ” allah subhanahu wa ta’ala itu hanya menerima dari orang-orang yang bertaqwa” dan taqwa disini adalah definisi nya ” kau mengabdi menundukkan diri mu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berdasarkan cahaya bimbingan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala” yang di barengi dengan rasa takut dari hukuman Allah Subhanahu Wa Ta’ala jadi harus ada ilmu di sini agar ibadah kita ini adalah ibadah yang diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, itu lah sebagai mukadimah singkat dari apa yang dibahas pada artikel kami amanah travel umroh cirebon kali ini.

Orang-orang sebagian dari kita ingin memanfaatkan waktu nya ketika sedang berada di tanah suci makkah untuk memper banyak ibadah umroh berkali kali berulang ulang setelah akhir dari tahalul kemudian besok nya kembali lagi melakukan prosesi ibadah umroh yang pertama hingga sampai selesai berkali kali ibadah umroh nya, dan dari kondisi itu bagaimana statusnya pertama kita dudukan terlebih dahulu adakah rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat sahabat beliau yang oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah  rekomendasikan keimanan nya tazkiah bahasa nya, kata Allah Subhanahu Wa Ta’alaada pada surat al fath mengatakan ” Allah Subhanahu Wa Ta’ala mewajibkan mereka untuk menetapi kalimat taqwa dan mereka lah yang paling berhak untuk bertaqwa dan merek ahli nya orang orang yang bertaqwa” kalau lah memang sesuatu itu menjadikan betul betul orang menjadi bertaqwa maka kaidah nya mudah, mesti nya para sahabat sahabat rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam lah yang terlebih dahulu melakukan hal tersebut karena mereka di beri gelar juga oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Mereka yang paling pertama mereka yang paling dahulu yang paling awal paling awal masuk islam paling awal beriman paling awal menaati perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala paling awal menjauhi larangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan paling bersegera dalam 10 sepuluh kebaikan, mereka orang orang pilihan jadi mari kita pandang sesuatu dengan sudut pandang seperti ini karena sangat tidak mungkin kita kita ini lebih antusias bisa lebih bersemangat berambisi dalam kebaikan daripada para sahabat sahabat rasu  seandai nya itu betul betul baik ini problematikanya, terkadang orang itu dengan dugaan ia mereka menduga ini itu lebih baik pada tidak seperti itu dalam hal ini mereka bisa melaksanakan ibadah umroh cirebon lebih dari satu kali dengan satu kali safar itu dugaan mereka tapi jangan kita ini ber agama menjalankan aturan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berangkat dari duga menduga atau dugaan,

Karena di khawatirkan nanti kita bisa merasa kecewa karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan ” allah subhanahu wa ta’ala mencela orang orang musrik karena mereka mempunyai kebiasaan yang mengikuti persepsi persepsi mereka dugaan dugaan mereka” padahal dugaan dugaan itu tidak ada manfaat nya sedikit pun dalam menetapkan kebenaran, jadi mukadimah yang kedua ini mari kita lihat adakah para sahabat sahabat rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam yang mengulang ulang ibadah umroh dalam satu 1 safar mari kita lihat dalam sejarah bahwa rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam melaksanakan ibadah umroh sebanyak 4 kali.

Ibadah umrah yang pertama yaitu pada tahun ke enam 6 hijriyah yang dinamakan ibadah umroh hudaibiyah, ibadah umroh yang kedua  yaitu pada tahun ke dua 2 setelah ibadah umroh pertama yaitu tahun ke tujuh 7 hijriyah yang dikenal dengan umrotul qadiyah yaitu ibadahumrah yang meng qodho ibadah umroh yang sebelum nya, ibadah umrah yang ke tiga 3 yaitu ibadah umrah yang dilakukan rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam setelah penaklukan kota makkah, ibadah umroh yang ke empat 4 adalah ibadah umrah yang bebarengan dengan ibadah haji nya rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam yaitu dengan haji wadha yang dilaksanakan pada waktu tahun ke sepuluh 10 hijriyah.

Bahwa dalam ke empat empat ibadah umroh rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam tersebut sejauh ini tidak di temukan riwayat bahwa para sahabat sahabat rasulullah muhammad shallallahu alaihi wasallam mereka itu berada di tanah suci makkah setelah melaksanakan ibadah umroh yang pertama mereka mengulang kembali umroh selanjutnya pada satu 1 safar.

Bahwa kondisi situasi tersebut yang di tunjukkan apa yang di sebutkan oleh para ulama bahwa dalam masalah pelaksanaan ibadah haji maupun pelaksanaan ibadah umroh ini kaidah nya adalah bahwa “setiap satu kali safar adalah satu 1 kali ibadah”, jadi tidak menjadi alasan untuk mengulang ulang pelaksanaan ibadah umroh nya pada saat telah berada di tanah suci makkah dalam satu waktu safar, karna bilamana memang ingin benar-benar mengulang-ulang umrah aturannya ada jarak khusus untuk bertolak dan kembali lagi ke tanah suci mekkah, baik saudara saudara itulah sharing penjelasan dari kami amanah travel umroh cirebon, semoga bermanfaat, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga : Haji Atau Umroh Dulu Umroh Cirebon

Ditulis oleh

Umroh Cirebon, Travel Umroh Cirebon, Paket Umroh Cirebon, Biaya Umroh Cirebon, Biro Perjalanan Umroh Cirebon, Tour Travel Umroh Cirebon

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!