Beranda » Uncategorized » Gadis Non Muslim Memberangkatkan Umroh Pengasuhnya

Gadis Non Muslim Memberangkatkan Ibadah Umroh Pengasuhnya

Gadis Non Muslim Memberangkatkan Umroh Pengasuhnya – Assalamualaikum Wr. Wb. Yunita gadis asal surabaya memberangkatkan umroh asisten rumah tangga sekaligus pengasuhnya sedari kecil menjadi viral, suasana haru terjadi ketika wine menyambut asisten rumah tangga pengasuhnya Yati biasa dipanggil SusYati di bandara internasional surabaya, yunita yang akrab dipanggil wine datang ke bandara internasional surabaya menjemput SusYati yang telah pulang melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci mekkah, selama 20 (dua puluh) hari tidak bertemu wine menyambut kedatangan SusYati menjemput sekaligus mengantarkan pulang SusYati ke kempat kediamannya di desa kemuning sidoarjo ke keluarga besarnya.

Kisah ini sempat menjadi viral di media sosial saat wine memposting kebahagiaanya mengantarkan SusYati pengasuhnya yang sudah mengasuhnya sedari kecil selama 24 (dua puluh empat) tahun untuk berangkat ibadah umroh ke tanah suci makkah pada bulan november tahun lalu, postingan ini telah mendapat like lebih dari tiga puluh ribu dan share lebih dari sembilan ribu, pro kontra pun terjadi banyak yang tak percaya di saat SusYati diberangkatkan ibadah umroh ke tanah suci makkah pasalnya wine yang notabene berbeda keyakinan tak tanggung-tanggung kepada SusYati diberikan paket perjalanan ibadah umroh ke tanah suci makkah yang lengkap dengan harga yang cukup tinggi yaitu  wina ingin 27.000.000,- (dua puluh tujuh juta rupiah), wine ingin SusYati menjalani ibadah umroh dengan nyaman mengingat usia susiati yang sudah 64 (enam puluh empat) tahun dan perlu mendapat pelayanan ekstra khusus ketika melaksanakan ibadah umroh ke tnah uci makkah saat itu.

Wine berkata SusYati pengasuhnya ini saat merawat saya waktu kecil kita merasa beliau merawat kita dengan tulus tidak hanya sekedar merawat terkadang SusYati berusaha untuk mengajari kita suatu nilai moral jadi tidak cuma mengasuh tapi juga beliau pola mengasuhnya sangat mendidik, SusYati pun tidak pernah menyangka jika ia mendapatkan hadiah berangkat ibadah umroh ke tanah suci makkah dari hasil tabungan anak yang ia asuh sedari bayi dan sekarang bekerja sebagai illustrator musik game ini, SusYati berkata saya sangat senang sekali saya seperti mendapatkan buah durian runtuh dari langit saya kira niatan wine hanya bercanda tapi ternyata benar adanya, langsung saya disuruh untuk mengurus berkas dan sebagainya mempersiapkan pemberangkatan saya untuk ibadah umroh ke tanah suci makkah, sepulang dari beribadah umroh dikatakan wine bahwa SusYati akan terus bekerja dirumah wine dan juga wine ingin terus berkumpul bisa bersama SusYati serta keluarga besar wine orang tuanya, dan di rumah wine tetap akan mempekerjakan SusYati walaupun sudah berumur tua dan tenaganya tidak sanggup untuk melakukan kerja kerja berat seperti 24 (dua puluh empat) tahun lalu, sangat inspiratif tentunya, seperti apa kisah hidup wine dan kisah hidup SusYati serta kisah perjalanan ibadah umroh ke tanah suci makkah untuk lebih jelasnya silakan baca wawancara mereka di bawah ini.

Pelaksanaan ibadah umrah yang dilaksanakan dalam waktu 20 hari sembilan hari di madinah sembilan hari di makkah sangat sangat membuat suciati kelelahan, kebutuhan disana cuaca sedang musim hujan dan lumayan dingin, sedari sebelum waktu subuh sejati sudah berada di masjidil haram untuk melaksanakan solat tahajud cara melanjutkan kegiatan solat subuh rotolo solat subuh selesai suciati pulang kembali ke hotel untuk menyadap sarapan pagi, pada waktu sholat ashar sampai pada waktu solat isha susyati tidak kembali ke hotel beliau standby khusu di masjidil harom, dalam hati kecil susiati berfikir tidak pernah membayangkan sedikit pun untuk bisa count ibadah umrah pergi ke tanah suci makkah.

Wina mengatakan niat utama dari tujuan memberangkatkan SusYati untuk ibadah umroh adalah karena wine sangat sayang kepada SusYati walapun wine menyadari bahwa latar belakang kepercayaannya dengan keyakinan SusYati itu berbeda , bagi wine SusYati itu sudah seperti nenek nya sendiri, dan wine ingin sekali mewujudkan cita-cita SusYati akhirnya wine menanyakan kepada SusYati apa keinginan dan cita-cita SusYati yang belum kesampaian sampai saat itu, akhirnya dan   bahwa cita-cita keinginan sejak duiu yang belum kesampaian yaitu beribadah ketana suci makkah dengan uang tabungan dari gaji pertama winee akhirnya SusYati dapat berangkat ibadah umroh ke tanah suci makkah.

Niat suci wine untuk memberangkatkan SusYati melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci makkah direstui oleh kedua orangtua wine, apalagi dengan niatan tersebut biayanya diperoleh dari tabungan gaji atau kerja keras wine sendiri, tidak ada pertimbangan tertentu bagi wine dan keluarganya perihal perbedaan keyakinan dengan SusYati, karena baginya dan keluarganya sudah lama hidup berdampingan dengan SusYati walaupun ada perbedaan keyakinan dan suatu kondisi lain di ranah sosial, dan postingan wine banyak pro dan kontra atas kondisi perbedaan keyakinan tersebut, karna banyak juga para netizen netizen yang menyangka bahwa kondisi tersebut adalah settingan wine berharap postingan nya di media sosial pada momen tersebut adalah untuk membagikan kebahagiaanya kepada khalayak ramai agar bisa dijadikan inspirasi perbedaan keyakinan memang ada tetapi tidak jadi batas untuk nya bergaul dalam melakukan aktivitas bersama.

Kemurahan hati dari seorang wine niatan suci memberangkatkan ibadah umroh ke tanah suci makkah pengasuhnya SusYati atas dasar kasih sayang serta tentunya kebersamaan selama berpuluh-puluh tahun kedekatan batin antara wine dengan SusYati yang lebih dari sekedar pengasuh dan yang diasuh, SusYati sangat berterima ksih sekali kepada wine dan mengucapkan beribu-ribu syukur kepada Allah SWT seraya berdoa untuk wine agar diberikan keberkahan hidupnya kesehatan keselamatan rizki yang berlimpah, wine juga sangat berharap agar SusYati menjaga kesehatan nya menjaga pola makan nya di umur yang sudah tidak muda lagi di masa masa tuanya saat ini.

Kami juga mengahtarkan Terima kasih kepada wine dan SusYati atas kisah inspirasi nya karena kisah inspirasi agak susah dicari sekarang ini, jadi kita bisa tahu bahwa kebaikan itu bisa dilakukan dengan cara apapun dengan cara yang mudah meskipun terdapat perbedaan keyakinan perbedaan budaya dan perbedaan sosial, kita bisa saja tidak sama namun bukan berarti kita tidk bisa bekerja sama.

Baca Juga : Kisah Perjalanan Umroh Ria Ricis

Ditulis oleh

Umroh Cirebon, Travel Umroh Cirebon, Paket Umroh Cirebon, Biaya Umroh Cirebon, Biro Perjalanan Umroh Cirebon, Tour Travel Umroh Cirebon

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!