Beranda » Uncategorized » Kekeliruan Kekeliruan Dalam Melaksanakan Ibadah Umroh

Kekeliruan Kekeliruan Dalam Melaksanakan Ibadah Umroh

Kekeliruan Kekeliruan Dalam Pelaksanaan Ibadah Umroh – Para sudara saudari sekalian yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kami amanah wisata biro umroh cirebon ingin menerangkan kepada anda semua tentang beberapa hal yang keliru dalam pelaksanaan pelaksanaan ibadah umroh maupun ibadah haji, kita sudah sama sama mengetahui tentunya bahwa akhir-akhir ini banyak sekali orang-orang islam khususnya dari negara indonesia yang berlomba-lomba untuk melaksanakan ibadah umroh di tanah suci makkah menjawab panggilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, namun sayangnya mereka tidak bisa maksimal di dalam pelaksanaan ibadah umroh itu sendiri karna mereka banyak mensela sela daripada syariat Allah Subhanahu Wa Ta’aladan Rasullnya.

Ada suatu contoh kecil yang sering terjadi dan tidak pernah disadari oleh para jamaah ibadah umroh kita atau jamaah ibadah haji kita, bawasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu pernah bersabda “sesungguhnya diantara rumah dengan mimbarku itu ada taman surga, maka bilamana ada yang berdoa di situ doanya akan diijabah” hadist ini shahih namun saat ini banyak orang yang datang ke masjid nabawi madinah semuanya berlomba-lomba masuk ke raudhoh berdesak desakan masuk ke raudhoh untuk melaksanakan sholat sholat sunnah berkali-kali diulang sholat satu dengan sholat yang lainnya sampai dalam kondisi berdesak desakan dan sehingga tidak akan pernah khusuk mereka di sana, padahal perintah disana itu hanya untuk berduoa jadi tegas hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan bahwa jarak antara rumah ku dengan mimbarku ada taman surga barangsiapa yang berdoa di situ doanya diijabah, tetapi manusia lupa bahwa perihal doa yang diijabah di tempat-tempat tertentu waktu tertentu, ada juga tempat-tempat lainnya dan waktu waktu lainyan yang doa kita bisa diijabah juga oleh Aallah Subhanahu Wa Ta’ala.

Salah satunya adalah waktu diantara adzan dan iqomah jadi takala kita mendengarkan adzan setelah adzan kita berdoa kemudian kita berdoa memohon kepada Aallah Subhanahu Wa Ta’ala sampai datang waktu nya iqomah itu doanya kita diijabah oleh Aallah Subhanahu Wa Ta’ala, ada juga saat-saat dimana setelah kita melaksanakan sholat atau saat kita sebelsai membaca kitab suci al-qur’an, jadi daripada kita berdesak desakan di raudhoh kitab perlu waktu banyak disana kalau waktu itu kita gunakan untuk memperbanyak membaca kitab suci al-qur’an di dalam masjid cepat cari tempat yang nyaman kita duduk di sana kita bisa membaca kitab suci al-qur’an terdapat beberapa surat dalam al quran apa mungkin saja bisa dapat membaca satu 1 juz atau dua 2 juz dan setelah selesai kita berdoa memohon kepada allah swt, ya Aallah Subhanahu Wa Ta’ala berkahi hidup saya, beri saya jalan terbaik dalam hidup saya, ya Aallah Subhanahu Wa Ta’ala berkahi rumah tangga saya, Aallah Subhanahu Wa Ta’ala mudahkanlah segala urusan saya.

Ini sebagaimana janji Aallah Subhanahu Wa Ta’ala kepada rasullnya, bahwa orang yang berdoa setelah membaca kitab suci al-quran doanya diijabah begitu pula di tempat-tempat lain di saat-saat lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyatakan dalam sabdanya “saat terdekat hamba terhadap khaliqnya yaitu Allah swt sebagai penciptanya yaiku pada waktu sujud dalam sholat” makkah perbanyaklah berdoa disaat kalian bersujud, sehingga pada saat itu di waktu sholat nya diwaktu yang terakhir kemudian kita banyak berdoa di waktu tersebut dan kita menyampaikan hal-hal yang perlu kita sampaikan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, insyaallah doa kita ijabah, karena apa karena pada saat itu adalah saat yang terdekat antara kita dan Aallah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai pencipta kita, perihal seperti inilah yang jarang dipahami bahkan sering dilupakan oleh banyak orang, mereka selalu mencari tempat tempat yang sebetulnya  tidak di ijabah doa nya karena tidak memuat kita menjadi khusu karena situasi dan kondisi yang berdesak desakan.

Para saudara saudara sekalian calon jamaah umroh cirebon yang dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ada juga perihal hajar aswad di kabbah masjidil haram makkah, para jamaah jamaah umroh maupun haji dari eluruh penjuru dunia berebut berdedak desakan disana ingin mencium hajar aswad, padahal perihal mencium hajar aswad tidak ada hukum wajib nya dan tidak ada hukum syariat nya hanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “apabila orang itu sedang bertawaf mengelilingi ka’bah dan apabila punya kesempatan untuk berhenti mencium hajar aswad maka ciumlah” tetapi jika tidak memungkinkan atau tidak bisa bisa anda cukup melakukan dengan isyarat tangan saja dari jauh pun bisa, lebih baik kita mengutamakan sholat sunnah tawaf setelah selesai kita melakukan putaran tujuh 7 tawaf, lalu kita maju ke pintu kabbah dan berdoa di tempat tersebut dengan penuh kekhusuan dengan penuh keikhlasan hati insyaallah doa kita lebih ibadah  oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, jadi  kita mendapatkan banyak nilai manfaat nilai manfaat tawaf kita ada pahala tawaf ada pahala doa ada dan akhirnya apa yang kita inginkan di masjidil haram makkah ini bisa mendapatkan apa yang terbaik dari pelaksanaan ibadah umroh yang kita jalani tersebut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Jadi agar bisa disampaikan penjabaran ini kepada saudara saudari semua untuk bisa disampaikan kepada khalayak ramai lainnya, apa bila nanti mereka diberi kemampuan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kesempatan untuk berangkat melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci makkah, kiranya dianjurkan supaya memperbanyak sholat sunnah member banyak membaca al quran memperbanyak doa doa di tempat-tempat yang lain selain raudhoh namun apabila kita memang mempunyai kesempatan masuk ke dalam raudhoh dalam keadaan situasi dan kondisi yang lapang dalam keadaan yang tenang dalam keadaan yang memang bisa kita berdoa dengan khusu di sana juga tidak dilarang, sebab perlu diingat tidak ada perintah sholat dalam roudhoh itu sendiri.

Dan yang terakhir yang paling sering terjadi kita lupa bahwa ada aturan yang diatur oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam alqur ‘an dan sunnah di dalam kita melaksanakan ibadah umroh maupun ibadah haji ke tanah suci makkah, demikian yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat mudah mudahan kita semua dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mudah-mudahan kita dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala di bimbing hati fikiran kita dan jiwa kita sehingga kita bisa bersama sama melaksanakan ibadah umroh dengan baik dan benar serta sesuai dengan syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Terima Kasih, Wassalamualaikum wr.wb.

Baca Juga : Ibadah Umroh Bisa Menjadi Magnet Rizki

Ditulis oleh

Umroh Cirebon, Travel Umroh Cirebon, Paket Umroh Cirebon, Biaya Umroh Cirebon, Biro Perjalanan Umroh Cirebon, Tour Travel Umroh Cirebon

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!