Beranda » Uncategorized » Tata Cara Singkat Panduan Ibadah Umroh

Tata Cara Singkat 29 Point Panduan Ibadah Umroh

Tata Cara Panduan Singkat Ibadah Umroh – Berikut Kami paparkan 29 (dua puluh sembilan) Point Panduan singkat berikut bacaan serta doa padat dan jelas dalam melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci makkah :

Panduan Umroh Pertama 1 : Jika seseorang ingin melaksanakan ibadah umroh dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum ber ihrom dengan melakukan mandi sebagaimana seorang yang melakukan mandi junub serta dianjurkan memakai wangi wangian yang terbaik jika ada dan memakai pakaian ihrom

Panduan Umroh Ke Dua 2 : Pakaian ihrom bagi laki-laki berupa  2 dua lembar kain ihrom yng ber fungsi sebagai sarung dan penutup pundak adapun bagi wanita yang memakai pakaian yang telah di syariatkan yang menutupi seluruh tubuhnya namun tidak dibenarkan memakai cadar atau nicom yaitu ejenis penutup wajah dan tidak diperbolehkan memakai sarung tangan.

Panduan Umroh Ke Tiga 3 : Ber Ihrom dari miqat dengan mengucapkan “Labbaika ‘umroh” yang artinya “aku memenuhi panggilan mu untuk menunaikan ibadah umroh”

Panduan Umroh Ke Empat 4 : Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umroh karna sakit atau adanya penghalang lain makan di perbolehkan mengucapkan perysaratan setelah mengucapkan kalimat diatas dengan mengatakan “Allahumma mahilli haitsu habastani” yang artinya “ya allah tempat tahallul ku dimana saja engkau menahanku” dengan mengucapkan persaratan ini baik melaksanakan ibadah umroh maupun ibadah haji jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasik nya maka ia diperbolehkan untuk bertahalul dan tidak wajib untuk membayar dam yaitu menyembelih seekor kambing

Panduan Umroh Ke Lima 5 : Tidak ada alat khusus untuk ber ihrom namun jika bertepatan pada waktu maghrib maka solatlah lalu ber ihrom setelah sholat

Panduan Umroh Ke Enam 6 : Setelah mengucapkan talbiyah umroh yaitu pada point ketiga dilanjutkan dengan membaca  6dan memperbanyak talbiah berikut ini sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di makkah “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. yang artinya “aku menjawab panggilan mu ya allah aku menjawab panggilan mu, aku menjawab panggilanmu tiada sekutu bagimu aku menjawab panggilan mu sesungguhnya segala pujian kenikmatan dan kekuasaan hanya milikmu tiada sekutu bagimu”.

Panduan Umroh Ke Tujuh 7 : Jika memungkinkan seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk ke kota makkah

Panduan Umroh Ke Delapan 8 : Ketika akan masuk ke masjidil haram diwajibkan dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid “Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik” yang artinya “ Ya Allah bukakan untuku pintu pintu rahmatmu”.

Panduan Umroh Ke Sembilan 9 : Lalu Menuju ke hajar aswad dan menghadap nya sambil membaca “allahu akbar” atau membaca “bismillah allahu akbar” lalu mengusap nya dengan tanganan dan lalu menciumnya jika tidak memungkinkan untuk menciumnya maka cukup dengan mengusap lalu mencium tangan dan lalu mengusapkan ka hajar  swad jika tidak memungkinkan untuk mendekat ke hajar aswad maka cukup dengan memberi isyarat dengan melambaikan tangan nya namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat ini dilakukan pada setiap putaran tawaf.

Panduan Umroh Ke Sepuluh 10 : kemudian tawaf umroh tujuh 7 putaran yang dimulai di hajar aswad sampai berakhir pada  hajar aswad juga dan dis unnahkan untuk berlari-lari kecil pada tiga putaran pertama dan berjalan biasa pada empat putaran yang terakhir.

Panduan Umroh Ke Sebelas 11 : Disunnahkan juga untuk mengusap rukun yamani pada setiap putaran tawaf namun tidak dianjurkan untuk mencium rukun yamani dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusap nya maka tidak perlu memberikan isyarat dengan tangan

Panduan Umroh Ke Dua Belas 12 : ketika berada diantara rukun yamani dan dan hajar aswad disunnahkan membaca “Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” yang artinya “Yaa rabb kami, karuniakan pda kami kebaikan di dunia dn kebaikan di akherat serta selamstkanlah kami dari siksa api neraka (QS. Al Baqarah : 201)

Panduan Umroh Ke Tiga Belas 13 :  tidak ada dzikir doa dan bacaan tertentu ketika waktu tawaf selain yang disebutkan pada point dua belas 12 dan seseorang yang melakukan tawaf boleh membaca al quran atau doa atau dzikir yang ia suka.

Panduan Umroh Ke Empat Belas 14 : Setelah melakukan tawaf dianjurkan agar menutup kedua pundaknya lalu menuju ke pusara makam nabi ibrahim as sambil membaca “Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” yang artinya “Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat”.

Panduan Umroh Ke Lima Belas 15 : Lakukan shalat sunnah tawaf dua rokaat di belakang pusara  makam nabi ibrahim as, pada rokaat pertama setelah membaca surat al-fatihah dianjurkan membaca surat al kafirun setelah membaca surat al-fatihah dianjurkan membaca surat al ikhlas.

Panduan Umroh Ke Enam Belas 16 : Setelah solat disunnahkan untuk minum air zam zam dan menyelami kepala dengan air zam zam tersebut.

Panduan Umroh Ke Tujuh Belas 17 : Kembali ke hajar aswad bertakbir lalu mengusap dan menciumnya jika hal itu memungkinkan atau disarankan hanya memberi isyarat kepada hajar aswad.

Panduan Umroh Ke Delapan Belas 18 : Kemudian menuju ke bukit shafa untuk melaksanakan sai umroh dan jika telah mendekati bukit sofa dianjurkan membaca “Innash shafaa wal marwata min sya’airillah” yang artinya “Sesungguhnya Shafa Dan Marwah adalah sebagain dri syiar Allah” Lalu ucapkan, “Nabda’u bimaa badaa-allahu bih”.

Panduan Umroh Ke Kesembilan Belas 19 : menaiki bukit shafa lalu menghadap kabbah lalu melihatnya, jika hal itu memungkinkan kemudian membaca “Allahu Akbar (3x), Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul mulk walahul hamd, yuhyi wayumit wahuwa ‘ala kulli syai’in qadir, laa ilaaha illallahu wahdah anjaza wa’dah wanashoro abdah wahazamul ahzaaba wahdah”  yang artunya “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu baginya Miliknyalah segala kerajaan dan segala pujian untuknya, Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata”.

Panduan Umroh Ke Dua Puluh 20 : bacaan tersebut diulang-ulang sampai tiga 3 kali berdoa di antara pengulangan pengulangan itu dengan doa apa saja yang anda kehendaki.

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Satu 21 : Lalu turun dari shofa dan berjalan menuju ke marwah

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Dua 22 : Disunnahkan untuk berlari-lari kecil dan ber sungguh sungguh diantara dua tanda lampu hijau yang berada di mas’ah atau tempat sai bagi laki-laki lalu berjalan biasa menuju marwah dan menaikinya

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Dua 23 : Setibanya di marwah kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan pada saat berada shafa yaitu menghadap kiblat bertakbir membaca dikir pada point ke sembilan belas 19 dan berdoa dengan doa apa saja yang anda kehendaki perjalanan dari safa ke marwah berhitung satu putaran.

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Empat 24 : Lalu kemudian turunlah menuju ke shafa dengan berjalan yang tempat ditentukan untuk berjalan dan berlari bagi laki-laki di tempat yang ditentukan untuk berlari lalu naik ke shafa dan lakukan seperti semula dengan demikian terhitung dua 1 putaran

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Lima 5 : Lakukanlah sampai dengan tujuhg 7 kali arti dengan berakhir di marwah

Panduan Umroh Ke Dua Puluh Enam 26 : ketika Sa’i tidak ada dzikir dzikir tertentu maka boleh ber zdikir berdoa atau membaca bacaan bacaan yang anda kehendaki.

Panduan Umroh Ke Puluh Tujuh 27 : Jika membaca doa ini “Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” yang artinya “Yaa Rabb ku ampuni dan rahmati aku” tidaklah mengapa karena telah diriwayarkan oleh abdullah bin mas’ud bin abdullah bin umar ra “:bahwasannya mereka membacanya ketika sa’i.

Panduan Umroh Ke Puluh Delapan 28 :  Setelah sa’i maka ber tahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau men cukur gundul dan yang  men cukur gundul itulah yang lebih afdol adapun bagi wanita cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Panduan Umroh Ke Puluh Sembilan 29 : Setelah memotong atau mencukur rambut maka berakhirlah ibadah umroh dan anda telah dibolehkan untuk mengerjakan yang hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ikhrom.

Artikel ini terkait dengan : tata cara umroh, cara umroh yang benar, cara umroh sesuai sunnah, tata cara umroh lengkap, bacaan umroh, cara ibadah umroh, tata cara umroh dan bacaannya, panduan lengkap tata cara umroh, tata cara ibadah manasik umrah, cara umroh wanita, cara manasik umroh, tata cara umroh lengkap, manasik umrah, rukun umroh, doa umroh doa tawaf, dan umroh, semoga Bermnanfaat dan terima kasih.

Baca Juga : Gadis Non Muslim Memberangkatkan Umroh Pengasuhnya

Ditulis oleh

Umroh Cirebon, Travel Umroh Cirebon, Paket Umroh Cirebon, Biaya Umroh Cirebon, Biro Perjalanan Umroh Cirebon, Tour Travel Umroh Cirebon

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!