Beranda » Uncategorized » Tata Cara Umroh Lengkap Sesuai Sunnah

Tata Cara Ibadah Umroh Lengkap Sesuai Sunnah

Tata Cara Umroh Lengkap Sesuai Sunnah – Umroh adalah ibadah yang masyaallah besar ganjarannya disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan kita untuk selalu mengulangi umroh dimana rasulullah bersabda “umroh sampai umroh berikutnya itu bisa menggugurkan dosa dosa diantara keduanya” subahanallah ternyata umroh bisa menggugurkan dosa, yang ada di antara dua umroh tersebut, Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “ikutilah haji dan umroh karena haji dan umroh itu bisa menghapus dosa dan  kefakiran” Masyaallah.

Maka ini adalah merupakan kesempatan amal yang luar biasa kita bisa berumroh bahkan sebutkan dalam hadist bahwa tawaf kita di sekitar Kabbah setiap langkah kakinya menggugurkan dosa, dan mengangkat satu derajat, dan sai kita antara shofa dan marwah itu sama saja dengan memerdekakan tujuh puluh budak dari keturunan Ismail, tahallul kita kata Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam setiap helai rambut nya itu bisa mengangkat derajat satu dan menggugurkan satu 1 perlakuan dosa, maka ini adalah kesempatan yang besar namun sayang tentunya banyak diantara saudara-saudara kita belum memahami bagaimana tata cara umroh yang betul betul sesuai dengan sunnah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam makan dari itulah amanah wisata biro umroh cirebon, ingin membantu kaum muslimin untuk menjelaskan bagaimana tata cara umroh syar’i yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, karena tentungnya semakin amal kita sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka semakin besar pahalanya disisi allah karna disebutkan oleh para ulama bawah syarat diterimanya amal itu ada ada dua 2, yang pertama 1 adalah ikhlas dan yang ke dua 2 adalah muakafatosunnahti Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sesuai dengan sunnah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, bismillah harap di baca dan dipahami dengan sebaik-baiknya :

Assalamualaikum wr wb. Allhandulillah, saudaraku setiap kaum muslimin pasti merindukan tanah suci ini apalagi kakbah di tanah haram makkah karena di tempat ini lah setiap ibadah yang dilakukan yaitu umroh dan haji bisa dilipat gandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan kali ini saya akan mengajak anda mengikuti bagaimana perjalanan atau tata cara ibadah umroh yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Menjalankan ibadah umroh berarti kita mempersiapkan diri untuk bepergian atau shafar karena itu Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kita untuk membaca doa sebelum bepergian dan doa yang kita lantunkan artinya “aku titipkan kalian kepada Allah, yang tidak akan hilang titipannya” (HR. Tirmidzi), doa  kita panjatkan agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala melindungi keluarga kita saat ditinggalkan untuk bersafar selain doa tersebut Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita untuk membaca doa keluar rumah yang artinya “Dengan nama Allah. Aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah”

Dan perjalanan Ibadah Umroh kita menuju baitullah makkah kita mulai, perjalanan menuju masjidil haram di mkkah bukanlah perjalanan yang sebentar mengunakan pesawat udara sekitar sambilan 9 jam perjalanan kita baru tiba di saudi arabia, karena tujuan kita adalah beribadah umroh saat diperjalanan pun luruskan kembali niat kita untuk perbanyaklah berdikir atau sholawat memperbanyak membaca alquran saat di dalam pesawat, selain itu didalam pesawat tentunya kita bisa beristirahat agar kondisi fisik kita bugar saat kita tiba nanti di saudi arabia, jamaah indonesia yang akan ibadah umraoh bisa memilih miqot atau tempat yang telah disyaratkan untuk mengawali ber ihrom dengan beberapa pilihan dan kami akan melakukan miqot diatas pesawat yaitu dengan mengambil miqot di Yalamlam, miqot ini adalah miqot para jamaah yang kepergiannya berasal dari daerah yaman dimana pesawat yang kita naiki melewati daerah tersebut namun bila mana anda ingin mengunjungi kota madinah terlebih dahulu miqot bisa dilakukan di zulhulaifah atau di bilali, setelah tiba tempat miqot kita dianjurkan untuk mandi sebagaimana mandi junub bagi wanita yang sedang haid atau nifas coba dianjurkan untuk mandi karena hal tersebut bukan penghalang baginya untuk mengerjakan ibadah umroh atau ibadah haji hanya saja wanita yang sedang haid dilarang tawaf di sekeliling kabbah,  kecuali setelah bersih dan suci dari haid nya sebelum mandi ihrom hendaknya anda membersihkan diri dengan menggunting kuku atau mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan hal ini bisa juga dilakukan di rumah sebelum safar atau bisa juga di rumah sebelum mandi ikhram pada saat pesawat berada di atas miqot yalamlam tempat syariatkan untuk melantunkan maksimalkan human wabarotatuh.

Pakaian ikhrom bagi laki-laki berupa dua lembar kain putih dan tidak boleh berjahit satu di gunakan sebagai sarung bahan satunya lagi sebagai penutup badan dan diperbolehkan untuk menggunakan ikat pinggang, pakaian ikhrom bagi kaum wanita adalah pakaian yang di syariatkan perekat itu jubah dan jilbab menutupi seluruh tumbuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan pakaian ihram bagi wanita sebaiknya berwarna gelap ketat tidak membentuk lekuk tubuh tidak tembus pandang serta tidak menyerupai pakaian laki-laki diperbolehkan memakai pakaian ihram dari rumah jika kita melakukan miqot diatas pesawat, apa bila jamaah watir tidak dapat menyelesaikan ibadah umroh karena sakit cara atau adanya penghalang lain makan diperbolehkan bagi kita untuk mengucapkan persaratan setelah mengucapkan bacaan.

Diucapkan dengan syarat lafadz ini dalam pelakanaan ibadah umroh maupun pada saat pelaksanaan ibadah haji apabila seseorang berahalangan untuk menyempurnakan manasik nya makadia dipebolehkan bertahan dan tidak wajib membayar dam atau menyembelih seekor kambing, Setelah mengucapkan talbia umroh maka berarti kita telah memasuki ibadah umroh maaka sejak itu pula kita tidak boleh melakukan larangan ihrom :

1. Berhubungan intim suami-istri 2. Bercumbu, mencium dan memandang wanita dengan syahwat 3. Mencukur rambut kepala 4. Memotong kuku 5. Menikah atau melakukan akad nikah 6. Menikahkan orang lain 7. Meminang Seorang Wanita 8. Membunuh hewan buruan 9. Memakai minyak wangi 10. Mengenakan pakaian berjahit 11. Memakai penutup kepala 12. Dilarang memakai niqab dan sarung tangan untuk wanita Akan tetapi dibolehkan jika sekedar menempelkan sehelai kain  pada wajah untuk menutupi muka dari pandangan kaum laki-laki yang bukan mahrom, 13 Mendekati melakukan perbuata maksiat 14. Memakan daging hewan buruan.

Tidak ada sholat sunah ikhrom namun bagi jamaah ibadah umroh yang mengambil miqot di zulhulaifah dianjurkan sholat sunnah 2 rakaat di miqot tersebut, karena ia adalah bagian dari lembah aktik yang diberkahi dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan nabi nya sholat disana, setelah berihrom kita disunahkan untuk terus bertasbih dari miqot manuju makkah di sunnahkan bagi laki-laki untuk mengeraskan suara talbiyah adapun untuk wanita diperbolehkan selamat tidak menimbulkan fitnah teruslah membaca talbiyah sampai anda tiba di masjidil haram, bacaan talbiyah juga bisa anda selingi dengan bacaan takbir ataupun tahlil, anda memasuki masjidil harom jaman lupa bersuci dari hadast besar maupun hadast kecil demikian pula bagi wanita yang harus suci dari haid dan nifas karna kita akan melakukan tawaf umroh dan ketika memasuki masjidil haram Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, mengajarkan kita untuk membaca doa masuk masjid. “Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik” Artinya: “Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu”.

Dan ketika telah masuk masjidil haram kita tidak melakukan solat tahiyatul masjid tapi langsung mengerjakan tawaf sedangkan ketika kita memasuki masjidil haram dan tepat pada waktu sholat fardu maka kita bisa mengerjakan sholat fardhu terlebih dahulu baru melanjutkan tawaf, dan ketika pertama kali melihat kabbah kita disunahkan untuk membaca doa seraya mengangkat tangan seperti yang pernah dilakukan oleh umar bin khattab radhiyallahu anhu, dan arti doa nya adalah “ Ya Allah Engkau Adalah Asalam dn hanya darimu kesejahteraan dan langgengkanlah kami wahai Rabb kami dengan penuh kesejateraan”.

Setelah itu kita melakukan tawaf umroh sebanyak tujuh 7 putaran bagi jamaah umroh laki-laki sebelum melakukan tawaf maka terlebih dahulu melakukan iqtiba yaitu memasukkan salah satu sisi kain ihrom dari bawah ketiak yang kanan lalu meletakkan ujungnya di atas pundak yang kiri sehingga pundak kanan terbuka dan pundak kiri tertutup, tawaf kita mulai di rukun hajar aswad atau letak yang sejajar dengan nya untuk kita mengetahui sejajar atau tidak dengan hajar aswad kita bisa melihat tanda lampu hijau yang merupakan tanda tempat tahu akan dimulai, Disunnahkan mengusap hajar aswad sambil mengucap kan “Bismillahiallahuakbar” artinya “Dengan Menyebut nama Allah yang maha besar”, Namun sudah tidak bisa cukup melambaikan tangan sambil mengucap kan “Bismillahiallahuakbar” artinya “Dengan Menyebut nama Allah yang maha besar”, pada putarab pertama 1 hingga putaran ke tiga 3 bagi jamaah umroh laki-laki di sunnahkan untuk melakukan berlari-lari kecil sedangkan pada putaran ke empat 4 hingga ke tujuh 7 maka hanya berjalan seperti biasa perbanyaklah berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atau berdoa dan tidak ada dzikir tertentu saat melakukan tawaf diunnahkan perbanyaklah membaca “subahanllah wabihamdi subahanallah wabiladzim” “Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Agung”.

Atau membaca istighfar membaca doa doa lainnya yang berasal dari alquran dan sholawat Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam atau membaca al quran ketika kita berada di rukun yamani kita disunahkan untuk disunnakan untuk mengusap rukun yamani namun juga tidak bisa tidak perlu memberi isyarat dengan tangan ketika berjalan dari rukun yamani menuju rukun hajar aswad pada setiap putarannya kita disunahkan untuk membaca doa sapu jagad “Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar” Artinya “wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka”. Setelah tiba di rukun hajar aswad kembali kita membaca doa “Bismillahiallahuakbar” artinya “dengan menyebut nama allah yang maha besar”.

Pada putaran ke dua  dan ke tiga 3 lakukanlah hal yang sama ketika kita melakukan putaran pertama 1 adapun pada putaran ke empat 4 sampai dengan ke tujuh 7 laki-laki tidak lagi berlari-lari kecil dan  berjalan seperti biasa, Jika wudhu kita batal maka segera kita berwudhu lalu ulangi lagi putaran tawaf tanpa mengulangi dari putaran pertama misalkan wudhu kita batal dari putaran ke lima 5 maka setelah berwudhu kita harus mengulangi putara yang ke lima 5 lalu dilanjutkan tawaf hingga selesai telah menyelesaikan putaran tawaf terakhir sesampainya di hajar aswad tidak perlu lagi mengangkatkan tangan memberikan isyarat dat kita bisa kembali menutup ke dua 2 pundak dan kita menuju ke pusara makam nabi ibrahim sambil membaca doa yang artinya “dan jadikanlah sebagian makam ibrahim itu sebagai tempat shalat”  

Maka setelah itu kita kerjakan sholat sunnah dua rakaat pusara makam nabi ibrahim jika tidak memungkinkan maka kerjakan dimana saja kita mendapat ditempat di dalam masjidil haram dianjurkan pada sholat ini membaca surat al fatihah dan surat al kafirun di rakaat pertama dan membaca surat al fatihah dan surat al ikhlas pada rakaat kedua, sebelum melanjutkan sai setelah sunnah 2 rakaat kita dianjurkan untuk meminum air zam zam dan berdoa yang diajarkan Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ketika kita meminum air zam zam untuk yang pertama kalinya di masjidil haram yng artinya “ya allah aku mohon kepadamu ilmu pengetahuan yang bermanfaat , rizki yang luas dan sembuh dari egala penyakit”, Ibadah yang selanjutnya kita lakukan adalah sai sangat jelas petunjuk petunjuk di dalam masjidil haram menuju tempat sai, sai adalah kita berjalan dan berlari lari kecil antara bukit safa dan marwah sebanyak tujuh kali ketika telah dekat dengan bukit shafa maka bacalah “Innash-shofaa wal marwata min sya’aa-irillah. Abda-u bimaa bada-allaahu bih” artinya “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah termasuk sy’iar agama Allah. Aku memulai sa’i dengan apa yang didahulukan oleh Allah”.

Dibaca hanya satu kali dan tidak lagi dibaca pada saat menaiki bukit marwah atau kembali ke shafa saat berada di bukit shafa adab lah ke arah kabbah dan jika memungkinkan melihatnya Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kita berada di bukit shafa untuk membaca “Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar lailahaillallah wahdahula syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai-in qadir” “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya” setelah membaca dzikir tersebut kita berdoa boleh berdoa apa saja pintu untuk kebaikan di akherat maupun hajat di dunia boleh menggunakan bahasa indonesia selesai berdoa kita ulangi kembali dzikir yang pertama kemudian kita berdoa kembali meminta kebaikan untuk akherat dan dunia kita, dan terakhir kita tutup dengan dzikir sebelumnya sehingga dzikir terebut menjadi tiga kali dibaca, selesai berdzikir kita turun dari bukit shafa dan berjalan menuju bukit marwah sambil membasahi bibir kita dengan dzikrullah memperbanyak doa bersolawat apapun membaca al quran sesampainya di tanda lampu hijau laki laki dianjurkan berlari-lari kecil dan sungguh-sungguh sambil membaca “Allahumaghfir warham wa anta a’ adzhul akhrom” artinya “ya rabbku, ampunilah dan rahmatilah aku, sesungguhnya engkau yang maha perkasa dan maha pemurah”

Sesampainya di bukit marwah kita kembali menghadap kabbah dan berdzikir serta berdoa seperti yang kita lakukan di bukit shafa lakukanlah hingga tujuh 7 kali dan berakhir di bukit marwah setelah putaran ke tujuh 7 pada akhir sai di bukit marwah kita langsung keluar tanpa menghadap kabbah dan berdoa kemudian yang kita lakukan setelah saei adalah melakukan tahallul yaitu mencukur rambut tahallul saat umroh bagi laki-laki yang afdol adalah mencukur rambut hingga gundul, Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mendoakan kebaikan sebanyak tiga 3 kali bagi orang yang mencukur gundul rambutya sementara yang hanya memotong pendek rambut nya beliau hanya satu 1 kali mendoakan kebaikan untuknya, sedangkan bagi wanita mengumpulkan seluruh bagian rambutnya dari kepala lalu memotong nya sepanjang satu ruas jari dengan melakukan tahallul berarti kita telah menyelesaikan ibadah umroh kita dan kita diperbolehkan kembali melakukan hal-hal mubah yang sebelumnya dilarang ketika dalam keadaan berikhrom  berikut semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah umroh kita dan menghapus dosa dosa yang telah lalu. wasallam wr. wb.

Baca Juga : Yang Perlu Diketahui Umroh Di Masjidil Haram

Ditulis oleh

Umroh Cirebon, Travel Umroh Cirebon, Paket Umroh Cirebon, Biaya Umroh Cirebon, Biro Perjalanan Umroh Cirebon, Tour Travel Umroh Cirebon

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!